Rubrik Artikel
Informasi Publik
Informasi Publik
|
|
|
| Written by Administrator |
| Wednesday, 20 August 2008 10:11 |
|
PROBOLINGGO - Kota Probolinggo bakal punya kampung cyber. Lokasinya di RW 7 dan RW 8 Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih. Kawasan itu dipilih sebagai pilot project. Dengan adanya kampung cyber tersebut, diharapkan masyarakat tidak lagi gagap teknologi. Ini terungkap dalam diseminasi program e-government menggagas kampung cyber di kantor Kelurahan Sumbertaman, Jumat (30/1) malam. Program ini juga bakal memberikan banyak manfaat dan berguna bagi masyarakat. "Dengan adanya program ini wilayah Sumbertaman akan terakses internet. Semoga kampung cyber juga bisa berkembang ke lingkungan yang lain," tegas Camat Wonoasih Gatot Wahyudi yang hadir malam itu. Selain Camat Wonoasih, juga hadir Kepala Bappeda Budi Krisyanto dan Pimpinan Telkom Kancatel Probolinggo Bayu Aji Widodo. Sejumlah masyarakat di dua RW tersebut juga datang malam itu. Menurut Budi Krisyanto, adanya program ini sebaga wujud pelayanan melalui e-government. Sehingga teknologi yang berkembang bisa didayagunakan oleh masyarakat luas. Sekaligus dapat meningkatkan kinerja pemerintah agar lebih baik dan lebih sistematis. Dengan kecanggihan teknologi, bakal diberlakukan di internal SKPD (satuan kerja pemerintah daerah), antar SKPD, Kecamatan dan Kelurahan. "Jadi, semua informasi dapat diakses melalui internet. Mau tau soal keluarga miskin dan ingin tahu tentang pemerintah daerah, tinggal dilihat (diakses) saja," jelasnya. Istimewanya, program ini juga memberikan efisiensi waktu hingga pelayanan lainnya keopada masyarakat. Budi mencontohkan, jika ada keluarga miskin berobat tidak perlu eker-ekeran kartu dan persyaratan lainnya. Sebab, dengan program tersebut data gakin bakal muncul tanpa harus memakan waktu lama. Untuk itu Budi juga berharap teknologi ini dimanfaatkan agar bisa memberikan layanan lebih cepat, baik dan konkret di masyarakat. Kampung cyber ini juga bakal dimulai secara bertahap. Diawali dari kelompok masyarakat pengguna teknologi dalam meningkatkan SDM (sumber daya manusia), aktifitas kemasyarakat dan komunikasi agar lebih efektif. Mengenai penunjukkan lokasi kampung cyber, bukan atas dasar permintaan dari pemerintah. Namun dalam hal ini pemkot bekerjasama dengan Telkom. Jadi, telkom-lah yang melakukan survey di masyarakat untuk menemukan kampung mana yang layak jadi pilot project. "Pihak Telkom merekomendasikan RW 7 dan RW 8 yang jadi kampung cyber. Alasannya karena SDM masyarakat di kampung ini tergolong cukup potensial. Sama seperti pokmas (kelompok masyarakat) pengolah sampah juga diawali dari Sumbertaman, ya semoga nanti bisa menjadi pokmas cyber," katanya. Bahkan dia menjanjikan program kampung cyber ini tidak sulit dan rumit. Karena nantinya bakal ada anjungan internet mandiri (AIM) menggunakan kartu speedy prepaid (sistem voucher isi ulang). Rencananya, launching kampung cyber ini digelar pada pertengahan Februari. "Aplikasinya akan dipersiapkan," ucap Budi. Sementara itu, Bayu Aji Widodo juga menjelaskan jika internet merupakan media komunikasi antar warga dan sebagai media yang menyediakan sumber informasi bagi masyarakat. Dulu internet dikenal mahal, susah dan tidak ada manfaatnya. Menurut Bayu, hal itu sama sekali tidak benar. "Kalau sudah mengenalnya (internet, Red), justru malah mudah," tuturnya. (fa) |
| Last Updated on Thursday, 07 May 2009 08:02 |








